Utamakan Penanganan Sekolah Yang Terdampak

Pendidikan

Utamakan Penanganan Sekolah Yang Terdampak

 

Utamakan Penanganan Sekolah Yang Terdampak

Kecamatan Bogor Selatan

Satu pekan pasca bencana angin puting beliung yang menimpa wilayah di Kecamatan Bogor Selatan, cukup banyak kerugian yang dialami warga setempat baik materil maupun immateril. Tidak terkecuali para pelajar di Kota Bogor yang bangunan tempat tinggal maupun bangunan sekolahnya terdampak bencana angin puting beliung.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor

Fahrudin saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (13/12/2018) siang, menyampaikan langsung merespon para siswa dan lembaga pendidikan yang terdampak langsung bencana tersebut.

“Yang pertama kita tangani adalah lembaga-lembaga pendidikan yang terdampak secara langsung, kurang lebih ada 3 TK, 2 SD, 1 Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan 1 SMP. Insya Allah dalam satu pekan ini selesai. Untuk para pelajar yang terdampak, kita tetap memberikan bantuan yang jumlahnya tidak terlalu signifikan,” kata Fahrudin.

Untuk kerusakan paling parah bangunan dialami SMP Bhakti Insani, yaitu atap dari 6 ruang kelasnya terangkat dan atap dan tiang penyangga atap aula TK Doa Bunda terangkat. Fahrudin menegaskan akan membantu pemulihan bangunan yang rusak hingga bisa digunakan kembali untuk Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) saat para pelajar masuk kembali usai liburan. contoh report text tentang tempat

Disdik Kota Bogor

Berdasarkan data yang diterima Disdik Kota Bogor kurang lebih ada 60 pelajar Kota Bogor yang tempat tinggalnya terdampak bencana angin puting beliung.

Untuk penanganan lembaga-lembaga pendidikan yang terdampak langsung bencana puting beliung dilakukan secara gotong royong. Bantuan ini terang Kadisdik merupakan bentuk kepedulian para siswa Kota Bogor dan para tenaga pengajar serta rekan Dinas Pendidikan.

Gotong royong

“Gotong royong masyarakat merupakan kekuatan luar biasa, terutama bagi para korban dalam melewati masa-masa pasca bencana,” tegasnya.

Bagi para pelajar yang terdampak perhatian turut diberikan untuk mengganti peralatan atau perlengkapan sekolah para pelajar yang rusak melalui bantuan dari infaq/shadaqah para pelajar Kota Bogor yang penyalurannya diserahkan kepada Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bogor.

Comments are closed.