Tugas Pokok Hakim Tinggi

Otomotif

 Tugas Pokok Hakim Tinggi

Pengadilan dalam lingkungan badan peradilan agama mempunyai tugas dan wewenang untuk menerima, memeriksa dan mengadili serta menyelesaikan perkara perdata khusus orang-orang yang beragama Islam, yaitu perkara mengenai perkawinan, perceraian, pewarisan, dan wakaf. Tugas Hakim adalah:

  • Hakim Pengadilan adalah pejabat yang melaksanakan tugas Kekuasaan Kehakiman. Tugas utama hakim adalah menerima, memeriksa dan mengadili serta menyelesaikan semua perkara yang diajukan kepadanya.
  • Dalam perkara perdata, hakim harus membantu para pencari keadilan dan berusaha keras untuk mengatasi hambatan-hambatan dan rintangan agar terciptanya peradilan yang sederhana, cepat dan biaya ringan.
  1. d)Pengambilan Sumpah Hakim Tinggi

Sebelum seorang hakim menjalankan fungsi jabatan sebagai Hakim Tinggi, wajib lebih dulu mengucapkan sumpah menurut agama islam. Pengambilan sumpah hakim tinggi dilakukan oleh Ketua Pengadilan Agama sesuai dengan bunyi sumpah yang dicantumkan dalam pasal 16 ayat (1) jo. Pasal 16 ayat (2) UU Nomor 3 tahun 2006.

3.3    Panitera

  1. Panitera

1)   Syarat menjadi Panitera Pengadilan Tinggi Agama[6] :

  • Warga Negara Indonesia (WNI)
  • Beragama Islam
  • Bertakwa kepada Tuhan YME
  • Setia kepada Pancasila dan UUD 1945
  • Berijazah serendah-rendahnya sarjana syariah atau sarjana hukum yang menguasai hukum Islam
  • Berpengalaman sebagai Wakil Panitera minimal 3 tahun, sebagai Panitera Muda PA minimal 5 tahun, atau menjabat Wakil Panitera PTA
  • Sehat jasmani dan rohani
  • Berpengalaman sebagai Wakil Panitera minimal 3 tahun, sebagai Panitera Muda PTA minimal 5 tahun, atau sebagai Panitera PA minimal 3 tahun
  1. Wakil Panitera Pangadilan Tinggi Agama

1)   Panitera Muda Hukum

Tugas pokok Panitera Muda Hukum adalah sebagai berikut:

  • Membantu hakim dengan mengikuti dan  mencatat jalannya sidang pengadilan
  • Mengumpulkan, mengolah, dan mengkaji data, menyajikan statistik perkara, dan menyusun laporan perkara
  • Mengolah dan mengkaji hasil evaluasi dan laporan periodik dari Pengadilan Agama untuk dilaporkan kepada pimpinan Pengadilan.

2)   Panitera Muda Banding

Tugas pokok Panitera Muda Banding adalah sebagai berikut[7]  :

  • Membantu Hakim dengan mengikuti dan mencatat jalannya sidang pengadilan
  • Melaksanakan administrasi perkara, mempersipakan pengadilan perkara, menyimpan berkas perkara yang masih berjalan, dan urusan lain yang berhubungan dengan masalah perkara gugatan
  • Memberi nomor register kepada setiap perkara yang diterima di Kepaniteraan Gugatan
  • Mencatat setiap perkara yang diterima kedalam buku daftar disertai catatan singkat tentang isinya
  • Menyiapkan perkara banding yang telah selesai diputus untuk dikirimkan kembali kepada Pengadilan Agama
  • Menyerahkan arsip berkas perkara kepada Panitera Muda Hukum

3.4    Sekretris Pengadilan Tinggi Agama

  1. Sekretaris

1)   Syarat Sekretaris

  • Warga Negara Indonesia
  • Beragama Islam
  • Bertakwa kepada Tuhan YME
  • Setia kepada Pancasila dan UUD 1945
  • Berijazah paling rendah sarjana syariah atau sarjana hukum yang menguasai hukum Islam
  • Berpengalaman berpengalaman paling singkat 4 (empat) tahun di bidang administrasi peradilan.
  • Sehat jasmani dan rohani
  1. Wakil Sekretaris Pengadilan Agama

1)   Kasubag Keuangan

Kasubag Keuangan bertugas menangani masalah keuangan, baik keuangan penerimaan Negara bukan pajak, pengeluaran, anggaran, dan hal-hal lain yang menyangkut pengeluaran pengadilan diluar perkara pengadilan.

 

Comments are closed.