Tantangan atas globalisasi

Pendidikan

Tantangan atas globalisasi

Adanya pergantian di dalam kehidupan adalah suatu perihal yang lumrah dan alamiah. Dalam
dunia ini yang abadi dan kekal adalah pergantian itu sendiri. Globalisasi merupakan suatu
tantangan, yang di dalamnya terdapat peluang-peluang untuk capai kemajuan, akan
tetapi di dalamnya termasuk terdapat ancaman-ancaman, gara-gara globalisasi pada dasarnya
tidak terlepas dari kompetisi international atau kompetisi antarbangsa. Sesuai bersama dengan “hukum”
kompetisi, pada akhirnya kemenangan berada pada pihak yang kuat dan pihak yang lemah
harus mau menerima kekalahan serta tidak jarang mesti tunduk pada kemauan pihak
yang kuat. Dalam globalisasi, amat dimungkinkan terjadinya dominasi dan eksploitasi
negara-negara maju pada negara berkembang. Secara langsung atau tak langsung
sangat dimungkinkan munculnya tekanan atau pengaruh dari negara-negara yang kuat
terhadap, negara-negara lain yang lebih lemah untuk mengikuti keinginannya, baik dalam
bidang ekonomi perdagangan, politik, maupun sosial budaya.
Tantangan berat bagi kita bersama dengan ada globalisasi adalah sebagai berikut.

a. Pemberdayaan masyarakat

1) Pembangunan nasional yang belum terlaksana secara menyeluruh dan merata,
sehingga tetap tersedia sebagian area yang tertinggal yang menumbuhkan
keterbelakangan, kemiskinan, dan kesenjangan sosial. Pembangunan nasional
belum terlaksana secara menyeluruh dan merata supaya tetap tersedia beberapa
daerah yang tertinggal yang menumbuhkan keterbelakangan, kemiskinan, dan
kesenjangan sosial. Kondisi penduduk semacam itu bakal mengubah pola pikir,
pola sikap, dan pola tindakannya, mengingat mereka udah tidak berdaya dalam
aspek kehidupan.

2) Kondisi penduduk yang oleh John Naisbit, di dalam bukunya international paradox, ia
menulis ”to a international power, the campany must give more role to the smallest pant”
pada intinya, international paradox memberi tambahan pesan bahwa negara mesti dapat
memberikan manfaat sebebas-bebasnya kepada rakyatnya. Cara memberdayakan
masyarakat ditunaikan bersama dengan memberi tambahan peran di dalam bentuk kegiatan dan
partisipasi penduduk untuk capai target nasional.

b. Dunia tanpa batas

1) Perkembangan iptek yang amat modern, terlebih di bidang teknologi informasi
dan komunikasi bakal transportasi, dunia seakan-akan udah sesuaikan menjadi
kampung sedunia. Dunia menjadi transparan tanpa mengenal batas negara. Kondisi
yang demikianlah berdampak pada seluruh segi kehidupan bermasyarakat, berbangsa,

dan bernegara dan bisa mempengaruhi pola pikir, sikap, dan tindakan seluruh
masyarakat Indonesia. Keterbatasan mutu SDM Indonesia di bidang iptek
merupakan tantangan sungguh-sungguh mengingat penguasaan iptek merupakan nilai tambah
untuk berdaya saing di percaturan global.

2) Kenichi Omahe bersama dengan dua bukunya yang tenar Borderless Wold and The End
Of Nation Stak memperlihatkan bahwa di dalam pertumbuhan penduduk international batasbatas
wilayah negara di dalam arti geografi dan politik relatif tetap tetap, namun
kehidupan di dalam satu negara tidak bisa saja bisa menghalangi kebolehan global
yang berwujud informasi, investasi, induksi, dan costumer yang mungkin
individualistis.

Kenichi Omahe memberi tambahan pesan bahwa untuk bisa menghadapi kekuatan
global, suatu negara mesti mengurangi manfaat pemerintah pusat dan lebih
memberikan manfaat kepada pemerintah area dan masyarakat. Apabila
masyarakat banyak yang terlibat di dalam usaha pembangunan, hasilnya bakal lebih
meningkatkan kebolehan dan kebolehan bangsa di dalam percaturan global.

c. Era baru kapitalisme

Kapitalisme pernah berjalan di Indonesia. Pada zaman penjajahan Belanda di
Indonesia. Dibukanya perkebunan tebu dan tanaman perdagangan lainnya (tembakau,
kopi, dan sebagainya) oleh kaum kapitalis Belanda yang amat merugikan kaum petani
di Indonesia.

Era baru kapitalime tidak terlepas dari globalisasi di mana negara-negara kapitalis,
yaitu negara maju mengupayakan mempertahankan eksistensinya di bidang ekonomi dengan
menekan negara-negara berkembang melalui isu international yang termasuk demokratisasi,
hak asasi manusia, dan lingkungan hidup.

Artikel Lainnya : https://tutorialbahasainggris.co.id/motivation-letter-5-cara-dan-contoh-membuat-motivation-letter-bahasa-inggris/

d. Kesadaran warga negara

Warga penduduk mempunyai kedudukan, hak, dan kewajiban yang sama. Hak
dan kewajiban gara-gara merupakan satu kesatuan. Setiap hak mempunyai kandungan kewajiban
dan demikianlah sebaliknya.

Kesadaran warga negara mesti dikembangkan secara sepadan pada hak dan
kewajiban. Artinya, hak tidak boleh ditunaikan secara mutlak gara-gara bisa melanggar
hak-hak orang lain. Dengan demikianlah hak dan kewajiban di dalam pelaksanaannya harus
berjalan seimbang.

Baca Juga :

Comments are closed.