Tangkap Anjing Liar dan Sosialisasi ke Pelajar, Distannakhut Padang Pariaaman Terus Beruapaya Kendalikan Penyakit Rabies

Pendidikan

Tangkap Anjing Liar dan Sosialisasi ke Pelajar, Distannakhut Padang Pariaaman Terus Beruapaya Kendalikan Penyakit Rabies

Tangkap Anjing Liar dan Sosialisasi ke Pelajar, Distannakhut Padang Pariaaman Terus Beruapaya Kendalikan Penyakit Rabies

Tangkap Anjing Liar dan Sosialisasi ke Pelajar, Distannakhut Padang Pariaaman Terus Beruapaya Kendalikan Penyakit Rabies

Setelah melakukan tindakan pengendalian penanggulangan penyakit Rabies melalui kegiatan penangkapan hewan liar di Kecamatan VII Koto, Distannakhut melanjutkan kegiatan serupa di Kecamatan V Koto Timur. Kegiatan ini menindaklanjuti laporan masyarakat yang diresahkan oleh berkeliarannya anjing liar yang telah menggigit dua ternak kambing milik warga.

Kegiatan dilaksanakan di Nagari Padang Alai Kecamatan V Koto Timur oleh UPT

Pembibitan dan Keswan Wilayah 1, Petugas NVS dan Bidang Peternakan, UPTD V Koto Timur, Babinsa, Kamtibmas, Aparat Nagari dan di didampingi lansung oleh Kepala Distannakhut Yurisman, SP, MM.

Pengendalian dilakukan secara HE (human euthanasia) atau membunuh hewan penyebar rabies dengan cara menenangkannya terlebih dahulu sesuai dengan prinsip Kesrawan.
Pada masyarakat pemilik hewan, Yurisman berpesan berpesan agar masyarakat memvaksinasi rabies hewan peliharaannya dan itu gratis.

“Kami harapkan masyarakat mau memvaksin hewan peliharaannya seperti anjing, kucing

, monyet, beruk, dll. Agar penyebaran Rabies dapat dikendalikan,” ujar Yurisman di depan masyarakat dan pejabat setempat pada hari Selasa (25/10/2016).
.
Di tempat terpisah secara bersamaan juga dilaksanakan salah satu kegiatan penanggulangan penyakit Rabies yaitu sosialisasi ke siswa Sekolah Dasar yang ada di daerah Kec. Ulakan Tapakis.

Kegiatan ini dilaksanakan karena banyaknya laporan kasus gigitan hewan peliharaan dengan korban anak-anak usia Sekolah Dasar yang tidak mengetahui bahaya dari gigitan hewan peliharaan tersebut.

Sosialisasi diikuti oleh siswa-siswa dari 4 SD dari 17 SD yang ada di Kecamatan Ulakan Tapakis

. Sosialiasi disampaikan oleh tenaga medis dan paramedis UPT Pembibitan dan Keswan Wilayah II dan didukung oleh UPTD Dinas Pendidikan setempat beserta Kepala Sekolah dan Guru kelas.

Dukungan dari semua pihak ini sesuai harapan Bupati Ali Mukhni yang dipesankan kepada Kepala Dinas Distannakhut bahwa untuk mewujudkan Padang Pariaman bebas rabies dibutuhkan kerjasama yg solid di semua lini terkait. (Humas/Riska)

 

Sumber :

https://www.emailmeform.com/builder/form/8b6z0d6pUa70D0M1Sy04

Comments are closed.