Revisi UU Guru dan Dosen Memang Sudah Saatnya

Pendidikan

Revisi UU Guru dan Dosen Memang Sudah Saatnya

Revisi UU Guru dan Dosen Memang Sudah Saatnya

Revisi UU Guru dan Dosen Memang Sudah Saatnya

Badan Keahlian DPR saat ini tengah merancang dan menyusun naskah akademik revisi Undang-Undang

(UU) No 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Menyikapi hal itu, pengamat pendidikan Indra Charismiadji menyatakan revisi UU tersebut memang sudah saatnya.

Menurut Indra, revisi diperlukan karena tata kelola guru dan dosen terkesan kacau balau dan tidak bisa meningkatkan mutu pendidikan. Yang paling mencolok adalah sisi kualitas dan distribusi yang tidak rata sehingga pengelolaan guru berjalan tidak profesional. Sebab, banyak guru yang diangkat ternyata tidak memiliki kualifikasi dan kompetensi.

Hal ini ditemukan pada pengangkatan guru di daerah. Rata-rata para guru ini terlibat jadi tim sukses

kepala daerah dan diangkat jadi guru sebagai praktik balas budi dari para kepala daerah tersebut. “UU Guru dan Dosen perlu direvisi karena saya melihat tata kelolanya kacau balau sehingga tidak ada pemerataan kualitas,” kata Indra kepada SP, Minggu (30/9).

Ia menambahkan, perekrutan guru untuk kepentingan politik menjadikan kualitas guru di daerah tidak memenuhi kualifikasi. Selain itu, praktik ini juga menimbulkan masalah karena terjadi pembengkakan jumlah guru honorer yang saat ini menjadi salah satu beban negara.

Tata kelola guru yang tidak merata menyebabkan banyak daerah mengalami kekurangan guru. Sedangkan di saat

yang sama terjadi penumpukan guru di beberapa sekolah karena para guru tersebut enggan untuk dipindahkan. Untuk itu, ia mengusulkan adanya teaching license atau lisensi mengajar seperti yang diterapkan Singapura.

 

Sumber :

https://vidmate.co.id/

Comments are closed.