Resiko

Pendidikan

Resiko

Resiko

Resiko

Resiko di dalam token economy adalah sama halnya dengan modifikasi perilaku yang lain. Staff dalam menerapkantreatment itu boleh dengan sengaja atau tidak sengaja dapat tidak memperhatikan apakah individu dengan rela menerima treatmentToken economy tidak perlu merampas(mencabut kebutuhan dasar mereka, seperti makanan yang cukup, selimut yang nyaman, atau peluang layak untuk kesenangan). Jika staff/orang tua tidak terlatih dengan baik bisa terjadi perilaku-perilaku yang diinginkan tidak diberikan rewards token sedangkan perilaku-perilaku yang tidak diinginkan bisa dihadiahi token, kekurangan ini dapat menghasilkan peningkatan perilaku negatif.

Bagaimana memulai Ekonomi Token

Apabila anda merasa perlu menerapkannya, perhatikan langkah-langkah sebagai berikut;

  1. langkah pertama adalah; mengenali dengan jelas tingkah laku yang akan diubah dengan ekonomi token. Ekonomi token dengan sukses mempengaruhi akademik, perilaku sosial dan kemampuan di dalam kelas. Definisikan perilaku tersebut secara spesifik, dapat diamati (observable) dan terukur supaya dapat menjaga konsistensi dalam implementasinya.
  2. Memulai Token

ntuk memulai token, perhatikan;

    1. pilih jenis token yang akan dipakai;

banyak benda yang dapat di pakai sebagai token. kita dapat menggunakan uang mainan, kelereng, kacang, kancing, sticker dan berbagai benda lain. Apabila anda menghadapi anak yang lebih kecil perhatikan keamanan token supaya tidak tidak terjadi anak menelan token atau memasukan dalam hidung atau telinga, maka anda perlu menggunakan objek yang dapat ditempel seperti stiker atau kertas lem. Yang perlu diingat dalam memilih token yaitu mudah untuk dihitung, sulit untuk dipalsukan dan aman untuk digunakan

    1. Pilih Penguat/Hadiah yang ditukar dengan token (reinforcer);

Kemudian kita dapat memilih hadiah yang dapat ditukar dengan token yang telah dkumpulkan. Hadiah ini tidak perlu mahal, uang saku tambahan mungkin atau bisa digunakan adalah waktu santai/ istimewa (privilage). Misalnya dengan memberikan atau membuatkan makanan kesukaan atau boleh menonton acara kesukaan di tivi.

    1. Hitung berapa nilai token untuk suatu perilaku

Kemudian anda perlu mengatur berapa nilai token untuk suatu perilaku yang diinginkan. Misalnya sajaapabila di kelas yaitu tidak terlambat berharga 1 token, mengangkat tangan sebelum bertanya bernilai 1 token, atau mengerjakan PR bernilai 2 token, dapat mengerjakan semua soal bernilai 5 token. Apabila untuk orang tua di rumah misalnya membantu membuang sampah bernilai 2 token, membereskan tempat tidur bernilai 3 Token.

Anda dapat pula menerapkan apabila murid/ anak menunjukan perilaku yang negatif anda dapat mengambil sejumlah / sebagian token sebagai bentuk punishment. Namun anda harus memperhatikan perilaku apa yang jelas untuk dijadikan patokan sebagai hukuman.

    1. Berapa harga untuk Hadiah yang akan ditukar dengan token

Anda juga perlu mengatur berapa harga hadiah yang dapat ditukar dengan jumlah token. misalnya saja 100 token dapat ditukar dengan uang saku tambahan sejumlah Rp. 5000, menonton tivi kesukaan senilai 10 token, main game di komputer 10 token. anda perlu mengatur dan menjaga konsistensinya.

    1. Buatlah Bank Token

Anda perlu mengorganisasikan token untuk anak didik atau anak-anak anda. Anda perlu mencatat atau mengorganisasikannya sehingga teratur, oleh karena itu anda membutuhkan Bank Token. Bank Token dapat berbentuk Toples untuk token yang berupa kancing, kelereng, atau hal lain yang tidak dapat ditempel. Bisa pula berupa papan/ kertas yang dapat ditempel bisa pula papan tulis sehingga dapat leluasa mengganti jumlah token. supaya menghindari kecurangan dari anak didik bank token perlu ditempatkan di tempat yang dapat terlihat oleh semua anak.

    1. Tentukan kapan waktu kapan menukar tokennya

Menentukan kapan waktu untuk menukar token yang sudah dikumpulkan anak-anak. Anda perlu membuat kesepakatan dengan anak-anak kapan mereka dapat menukarkan token secara berkala.

  1. Implementasikan Program ini
    1. jelaskan Program Ini

pertama untuk dilakukan adalah anda harus menjelaskan bagaimana program ini akan berkerja, seluruh aspek ekonomi token akan anda jelaskan. Penting anda menjelaskan bagaimana dan kapan program ini akan memberikan dampak positif. Jelaskan pula mana ekonomi token yang akan dilakukan setiap hari dan mana ekonomi token yang berlaku pada waktu yang insidentil atau diperlukan. Hal ini akan memerlukan diskusi yang intens dan hati-hati, perlu juga dilakukan roleplayinguntuk mendemonstrasikan program ini.

Apabila anda seorang guru sangat baik apabila orang tua murid mengetahui bagaimana program ini. Karena dukungan orang tua akan sangat mempengaruhi sistem ini bekerja.

    1. Berikan Token beserta Pujian

Saat mengimplementasikan ekonomi token, pujian harus selalu menyertai untuk perilaku positif yang diinginkan. Saat anak menunjukan perilaku yang diinginkan, Token dan pujian harus diberikan dengan cepat dan tidak boleh ditunda.

    1. Kurangi Token dan pertahankan Pujian.

Untuk perilaku baru yang positif token hendaknya diberikan, dengan dasar keterlanjutan. Token dikurangi apabila perilaku tersebut sudah mulai dimiliki oleh anak, namun pujian tetap diberikan sebagai penguatan apabila anak menunjukan perilaku yang benar. Token tetap diberikan untuk perilaku-perilaku baru yang harus dikuasai oleh anak. Hal ini dilakukan supaya anak tidak tergantung pada token sehingga anak dapat belajar pada kehidupan sosial sebenarnya.

    1. Buat Penyesuaian yang dibutuhkan

Untuk menjaga morivasi dan ketertarikan anak sesuaikan harga untuk hadiah yang akan ditukar dengan token, dan sesuaikan target tingkat kesulitan perilakuan. Hal ini perlu dilakukan supaya anak tertantang untuk terlibat dalam ekonomi token. apabila perilaku terlalu mudah atau terlalu sulit maka anak akan tidak termotivasi untuk terlibat aktif dalam program ekonomi token. Anda harus membuat keseimbangan di dalam program token sehingga sesuai dengan kemampuan, ketertarikan, dan motivasi anak-anak.

Baca Juga :

Comments are closed.