Proses Penyesuaian Diri

Pendidikan

Proses Penyesuaian Diri

Proses Penyesuaian Diri

Proses Penyesuaian Diri

Sunarto dan Hartono (2002: 222)

mengemukakan bahwa “Penyesuaian diri adalah proses bagaimana individu mencapai keseimbangan diri dalam memenuhi kebutuhan sesuai dengan lingkungan”. Penyesuaian diri merupakan proses sepanjang hayat (lifelong process), dan manusia terus-menerus berupaya menemukan dan mengatasi tekanan dan tantangan hidup guna mencapai pribadi yang sehat.

Sugeng Haryadi, dkk. (1995: 105)

mengemukakan bahwa proses penyesuaian diri dapat ditunjukkan sebagai berikut:

  1. Mula-mula individu di satu sisi memiliki dorongan keinginan untuk memperoleh arti atau makna (eksistensi) dalam kehidupannya, dan di sisi lain individu mendapat peluang atau tuntutan dari luar dirinya sendiri.
  2. Kemudian individu mempelajari (memikirkan dan merasakan) kondisi dan keadaan dirinya serta mempelajari peluang, tuntutan dan keterbatasan lingkungan hidupnya.
  3. Terjadilah tahap pemahaman tertentu tentang dirinya sendiri dan lingkungannya, tergantung pada persepsi dan kemampuan individu dalam belajar.

Selanjutnya individu

secara dinamis melakukan upaya-upaya menginteraksikan antara dorongan, kemampuan, dan persepsi dengan peluang, tuntutan dan keterbatasan lingkungan hidupnya.

Upaya-upaya berupa suatu tindakan pada gilirannya dapat berupa tindak positif atau negatif, aktif atau pasif, ataupun kombinasi antara keduanya.

Baca Juga : 

Comments are closed.