Piramida Penduduk

Kesehatan

Piramida Penduduk

Komposisi penduduk menurut umur dan jenis kelamin dapat digambarkan secara visual pada sebuah grafik yang disebut Piramida Penduduk (Bagoes, Mantra, 2000:24). Penggambaran suatu piramida penduduk dimulai dengan menggambarkan dua garis yang saling tegak lurus. Garis yang vertikal menggambarkan umur penduduk mulai dari nol lalu naik. Kenaikan ini dapat tahunan atau dapat pula dengan jenjang lima tahunan. Sumbu horizontal menggambarkan jumlah penduduk tertentu baik secara absolut ataupun relative (persen). Pada bagian kiri sumbu vertikal dapat digambarkan jumlah penduduk laki- laki, dan dibagian kanan digambarkan jumlah penduduk perempuan.

Pada gambar 1, di atas dapat dilihat piramida penduduk Kabupaten Grobogan pada tahun 2011 yang berbentuk piramida ekspansif. Pada piramida tersebut dapat diamati bahwasanya jumlah penduduk pada usia belum produktif yaitu usia 10-14 tahun lebih banyak dibandingkan penduduk pada usia produktif dan tidak produktif (jompo). Jumlah penduduk laki-laki dan perempuan hampir sama atau seimbang. Berdasarkan data pada piramida penduduk di atas, maka dapat diambil kebijakan untuk meningkatkan aspek pendidikan di Kabupaten Grobogan yang mayoritas penduduknya pada tahun 2011 adalah kelompok usia 10-14 tahun yang masih memerlukan pendidikan wajib sembilan tahun (WAJAR 9 Tahun). Selain itu, agar jumlah penduduk usia belum produktif tidak terlalu mendominasi, maka angka kelahiran harus ditekan dengan menggalakkan program keluarga berencana. Penduduk Kabupaten Grobogan sebagian besar hidup di perdesaan yang masih memegang teguh anggapan “banyak anak, banyak rejeki”, sehingga masyarakatnya dimungkinkan ingin memiliki lebih dari dua anak. Hal ini 10 Gambar 1. Piramida Penduduk Kabupaten Grobogan Tahun 2011 Sumber: grobogankab.bps.go.id nantinya akan berdampak pada pertumbuhan penduduk yang tinggi, namun tidak diikuti dengan laju pertumbuhan sarana prasarana umum yang memadai. Sering pada tabel komposisi penduduk menurut umur dan jenis kelamin terdapat kelompok penduduk yang tidak diketahui umurnya dan kelompok ini tidak dapat dimasukkan pada kelompok umur tertentu, dalam tabel tersebut dengan kelompok “not stated” (NS) sudah tentu penduduk NS ini tidak dapat digambarkan dalam piramida penduduk. Jika jumlah penduduk yang tergoolong dalam katagori ini sedikit dibandingkan dengan jumlah penduduk, maka kelompok penduduk ini dapat disebarkan ke kelompok-kelompok umur yang lain dengan menggunakan teknik “pro-reting”. Pro-reting dapat dikerjakan dengan dua cara:

Sumber :

https://menitpertama.id/seva-mobil-bekas/

 

Comments are closed.