Peringatan Maulid Nabi Dengan Implementasi Sehari-hari

Pendidikan

Peringatan Maulid Nabi Dengan Implementasi Sehari-hari

 

Peringatan Maulid Nabi Dengan Implementasi Sehari-hari

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW masih terus digelar di Masjid-Masjid Kota Bogor dan semaraknya tak luntur. Peringatan Maulid sendiri sudah menjadi bagian dari tradisi masyarakat Indonesia untuk lebih meneladani akhlak Rasulullah SAW di tengah masyarakat modern saat ini.

Wakil Wali Kota Bogor Usmar Hariman

Wakil Wali Kota Bogor Usmar Hariman mengatakan, menjadi sebuah kebahagiaan di setiap tahun dapat memperingatkan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW. Masyarakat tentu sudah khatam makna luhur dari peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang sama-sama diyakini sebagai suri tauladan terbaik bagi umat manusia. Sehingga hal utama dari kegiatan ini dapat mengimplementasikan setiap nilai-nilai Maulid di kehidupan sehari-hari.


“Bentuk sayang kita kepada Rasulullah juga dapat ditunjukan dengan semangat bershalawat yang harus terus dikumandangkan dan diamalkan setiap Muslim,” ujarnya saat memberikan sambutan dalam kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 Hijriah di Masjid Nurul Yaqin, Gg Pahlawan Cimanggu Tijan, Kota Bogor, Sabtu (09/12/2017) malam.

Menurutnya

Harus diyakinkan bahwa dengan peringatan Maulid ini keimanan akan bertambah, persaudaraan akan semakin terjalin erat dan kokoh, saling menguatkan, mengasihi, dan menyayangi sesama umat serta memberikan dukungan. Sebab salah satu ciri umat Rasulullah harus saling berkasih sayang. “Semoga maulid nabi ini memberikan keberkahan dan manfaat ditengah beberapa kejadian yang sedang dihadapi di negara kita,” imbuhnya.

Kota Bogor

Tak hanya itu, ia menghimbau masyarakat Kota Bogor yang dikenal memiliki toleransi yang tinggi untuk semakin memupuk toleransinya. Sebab tidak ada ibadah yang merugikan orang lain dan masing-masing berhak menjalankan ibadahnya dengan keyakinan masing-masing tanpa ada intimidasi. “Ahamdulillah di Kota Bogor toleransinya tinggi jadi ada rasa tenang baik yang menyiarkan agama islam atau agama lain dijamin dengan situasi dan kondisi kita. Dan berharap dengan ukhuwah Islamiyah bisa saling menjaga kehidupan keagamaan di Kota Bogor,” jelasnya.

Sementara itu,

Ketua Panitia Maulid Saepulloh mengatakan, Maulid Nabi rutin digelar setiap tahun namun baru pada tahun ini untuk pertama kalinya dihadiri Wakil Wali Kota Bogor. Ia dan warga mengaku senang dan tersentuh dengan hadirnya orang nomor dua di Kota Bogor ini. Maulid tahun ini, DKM mengambil tema Perkuat Aqidah Sunnah Waljamaah Sebagai Benteng Dari Perubahan Modernisasi. Tema ini dipilih melihat kondisi umat Islam yang semakin tersudutkan apalagi dengan diakunya Al-Quds sebagai Ibu Kota Israel.

“Kami ingin memperkuat pemuda dan seluruh lapisan masyarakat di kampung ini dengan iman yang kuat dan akhlak yang baik dengan mencontoh langsung dari akhlak Nabi Muhammad SAW sebagai benteng menghadapi perubahan jaman saat ini,” pungkasnya.

Artikel terkait :

Comments are closed.