OJK Apresiasi Perekonomian Jabar Kondusif

Pendidikan

OJK Apresiasi Perekonomian Jabar Kondusif

OJK Apresiasi Perekonomian Jabar Kondusif

OJK Apresiasi Perekonomian Jabar Kondusif

 

 

Pertumbuhan ekonomi Jawa Barat masih lebih tinggi dari nasional

, namun di sisi lain gini ratio atau ketimpangan antara kaya dan miskin ternyata lebih tinggi dari nasional. Untuk itu Gubernur Jawa Barat Riwan Kamil mengajak industri keuangan di Jawa Barat untuk membantu mengurangi ketimpangan itu.

“Kami sepakat mengurangi ketimpangan ini. Ketimpangan wilayah dengan pembangunan Jabar Selatan. Presiden siap membantu, bahkan sudah lebih dari Rp 1 Triliun dikucurkan untuk percepatan pembangunan Jabar Selatan,” kata dia.

Untuk itu, ia berharap industri keuangan dan OJK membantu masyarakat pedesaan dengan bantuan ide dan gagasan serta pembiayaan bagi usaha desa. Inovasi Jabar seperti satu desa satu perusahaan harus mendapatkan dukungan dari perbankan.

“Ada kredit mesra, bank wakaf mikro. Ini untuk membantu masyarakat desa

. Harapan kombinasi kami dalam lima tahun untuk keberpihakan kepada desa, mengaseleraksi pembangunan untuk menurunkan gini ratio,” katanya.

Kepala OJK Jawa Barat Triana Gunawan mengatakan, sinergi aksi nyata melalui peran 5 BUMDesa sebagai Agen Laku Pandai dengan pembukaan rekening tabungan, polis asuransi dan dana pensiun. Telah dibentuk tiga Bank Wakaf Mikro di tahun 2018, dan dukungan pembiayaan industri jasa keuangan terhadap kelompok Tani Macakal dan Kelompok Tani Bunga Potong Khatulistiwa.

“Di tahun 2019, OJK melalui TPAKD akan berupaya secara optimal dalam memberikan dukungan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat demi tercapainya program ‘Jabar Desa Juara – One Village, One Company’, dengan melanjutkan program yang telah diinisiasi dan dijalankan pada tahun 2018,” jelasnya.

Selain itu, OJK Kantor Regional 2 Jawa Barat

juga telah memiliki wadah untuk bersinergi dengan industri jasa keuangan dengan terbentuknya Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan, yang telah melakukan berbagai kegiatan seperti sosialisasi, pelatihan, kebersamaan dan kepedulian kepada masyarakat atau daerah yang terkena bencana. jo

 

Sumber :

https://blogs.itb.ac.id/indonesia/2019/04/02/cara-mendidik-anak-agar-tidak-jadi-pemalu/

Comments are closed.