Manfaat Komposisi Penduduk untuk Perencanaan Pembangunan di Indonesia

Otomotif

Manfaat Komposisi Penduduk untuk Perencanaan Pembangunan di Indonesia

Secara umum dalam rangka perencanaan pembangunan di segala bidang, diperlukan informasi mengenai keadaan penduduk seperti jumlah penduduk, persebaran penduduk, dan susunan penduduk menurut umur dan jenis kelamin. Susunan penduduk atau komposisi penduduk sangat penting sekali untuk diketahui, karena selalu berubah susunannya atau komposisinya setiap tahun. Perubahan komposisi penduduk tersebut dapat digunakan sebagai dasar peletakan kebijakan dari program-program pembangunan yang direncanakan oleh pemerintah (Sanjaya, Windu diakses 17 Maret 2013). Informasi yang harus tersedia tidak hanya menyangkut keadaan pada saat perencanaan disusun, tetapi juga informasi masa lalu dan masa kini sudah tersedia dari hasil sensus dan survei-survei. Sedangkan untuk masa yang akan datang, informasi tersebut perlu dibuat suatu proyeksi yaitu perkiraan jumlah penduduk dan komposisinya di masa mendatang.

Informasi tentang jumlah penduduk untuk kelompok usia tertentu penting diketahui agar pembangunan dapat diarahkan sesuai kebutuhan penduduk sebagai pelaku pembangunan. Keterangan atau informasi tentang penduduk menurut umur yang terbagi dalam kelompok umur lima tahunan, sangat penting dan dibutuhkan berkaitan dengan pengembangan kebijakan kependudukan terutama berkaitan dengan pengembangan sumber daya manusia. Jumlah penduduk yang besar dapat dipandang sebagai beban sekaligus juga modal dalam pembangunan. Selain itu, dengan mengetahui komposisi penduduk dapat juga diketahui penduduk usia produktif, belum produktif dan tidak lagi produktif, sehingga dapat diketahui berapa angka beban ketergantungan (dependency ratio) suatu negara serta angka harapan hidup suatu negara. Harapannya, dengan mengetahui dependency ratio akan diketahui bagaimana solusi pemecahan masalah dari jumlah penduduk Indonesia yang merupakan modal tenaga kerja kerja yang luar biasa, bukan malah akan menjadi dua sisi mata uang yang menjadi pertumbuhan penduduk besar sebagai beban bagi pembangunan di Indonesia. Hal ini karena jumlah penduduk yang besar juga berarti pelayanan umum dan segala aspek kebutuhan dasr yang harus dipenuhi oleh suatu negara menjadi besar. Namun, denga perencanaan pembangunan yang tepat permasalahan kependudukan akan diramalkan sejak dini, sehingga tidak akan mengganggu jalannya pembangunan nasional Indonesia dalam bidang material maupun spiritualnya.

Di bidang kesehatan masyarakat misalnya, penghitungan komposisi penduduk berfungsi untuk mengetahui jumlah kelahiran serta kematian yang dialami di sebuah wilayah. Secara otomatis pemerintah lebih mudah dalam memantau pertumbuhan penduduk. Pengendalian pertumbuhan penduduk terutama dilakukan melalui upaya penurunan tingkat kelahiran serta penurunan tingkat kematian khususnya kematian bayi dan anak. Penurunan tingkat kelahiran terutama dilakukan melalui gerakan keluarga berencana (KB).

Selain itu bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan ibu dan anak dalam rangka mewujudkan keluarga bahagia sejahtera. Tercapainya kegiatan ini akan meningkatkan juga status kesehatan masyarakat pada umumnya. Salah satu upaya penurunan tingkat kematian pada ibu bersalin dan kematian bayi baru lahir dilakukan upaya safe motherhood. Upaya safe motherhood merupakan upaya untuk menyelamatkan wanita agar kehamilan dan persalinannya dapat dilalui dengan sehat dan aman serta melahirkan bayi yang sehat. Di bidang pendidikan misalnya, dengan mengetahui komposisi penduduk menurut umur, dapat diketahui berapa jumlah kelompok umur usia sekolah, sehingga pemerintah dapat mengantisipasi pemenuhan kebutuhan akan pendidikan dasar seperti penyiapan sarana prasarana, pemberian beasiswa, atau pemerataan tenaga kependidikan di seluruh wilayah Indonesia.

 

Comments are closed.