Lebih Mengenal Jerman

Teknologi

Lebih Mengenal Jerman

Lebih Mengenal Jerman

Lebih Mengenal Jerman

BERBAGAI cara dapat digunakan untuk memperkenalkan budaya atau bahasa kepada negara lain, seperti yang dilakukan Goethe Institut. Pusat kebudayaan Jerman di Indonesia itu memilih gim sebagai media untuk mengoptimalkan pengenalan bahasa dan budaya Jerman kepada masyarakat. Ya, gim Jermania hadir guna memudahkan masyarakat dalam mengenal bahasa dan budaya Jerman. Menariknya, gim ini merupakan karya anak bangsa yang memiliki ketertarikan terhadap bahasa dan budaya Jerman.

“Gim ini hasil karya siswa Goethe Institut dan sejumlah SMA di Bandung

,” kata Fita Andrianti, Koordinator Bagian Informasi Goethe Institut, saat peluncuran gim Jermania, di Bandung, Rabu (22/3). Gim ini juga bekerja sama dengan komunitas pembuat gim Bandung, yakni Gim Developer Night Spade (GDNS). GDNS ini mengumpulkan para kreator muda untuk merumuskan isi permainan. “Kalau secara teknik, yang membuatnya GDNS. Tapi isinya apa saja, itu dari kreator yang telah mengikuti workshop,” kata dia.

Total 20 peserta itu rata-rata berusia 15 tahun.

“Jadi mereka pelajar, seperti dari SMA PGII dan SMA 7,” ujar dia seraya mengaku pihaknya mendatangi sekolah-sekolah untuk menjaring bakat-bakat muda ini. Dia menilai, industri permainan dan kreatif ini menawarkan potensi untuk pengembangan intelektual, bahkan pekerjaan. “Ini potensi besar, mereka terlibat dalam pengenalan kultur budaya Jerman,” katanya.

Salah satu peserta pelatihan, Juan Sebastian

, merasa senang karena terlibat dalam pembuatan gim ini. Juan yang tertarik terhadap bahasa dan budaya Jerman ini pun merupakan siswa Goethe Institut. Sebelum terlibat, dirinya dikumpulkan bersama 19 kreator muda lainnya untuk memaparkan ide masing-masing dan gagasan terkait dengan Jerman. “Selain isi, menyusun nama untuk proyek ini,” katanya. Dalam menyusun isi gim ini, Juan mengaku terinspirasi dari kehidupan sehari-hari warga Jerman, mulai cara mereka makan, beraktivitas, hingga bersosialisasi.

 

Baca Juga :

 

Comments are closed.