KINA

Umum

Table of Contents

KINAKINA

Sejarah Singkat

Kina merupakan tanaman obat berupa pohon yang berasal dari Amerika Selatan di sepanjang pegunungan Andes yang meliputi wilayah Venezuela, Colombia, Equador, Peru sampai Bolivia. Daerah tersebut meliputi hutan-hutan pada ketinggian 900-3.000 m dpl. Bibit tanaman kina yang masuk ke Indonesia tahun 1852 berasal dari Bolivia, tetapi tanaman kina yang tumbuh dari biji tersebut akhirnya mati. Pada tahun 1854 sebanyak 500 bibit kina dari Bolivia ditanam di Cibodas dan tumbuh 75 pohon yang terdiri atas 10 klon.

1.2. Sentra Penanaman
Sentra produksi kina di Indonesia adalah Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Sumatra Barat.

1.3. Jenis Tanaman
Klasifikasi botani tanaman ini adalah sebagai berikut:

Divisi : Spermatophyta
Sub divisi : Angiospermae
Kelas : Monocotyledonae
Keluarga : Rubiaceae
Genus : Chinchona
Spesies : Chinchona spp.

Dari sekian banyaknya spesies kina di Indonesia, hanya 2 spesies yang penting yaitu C. Succirubra Pavon (kina succi) yang dipakai sebagai batang bawah dan C. Ledgriana (kina ledger) sebagai bahan tanaman batang atas. Klon-klon unggul yang dianjurkan adalah antara lain :Cib 6, KP 105, KP 473, KP 484dan QRC.

1.4. Manfaat Tanaman
Kulit kina banyak mengandung alkaloid-alkaloid yang berguna untuk obat. Di antara alkaloid tersebut ada dua alkaloid yang sangat penting yaitu kinine untuk penyakit malaria dan kinidine untuk penyakit jantung.

II. SYARAT PERTUMBUHAN
2.1. Iklim
a) Angin yang kencang dan lama lama menyebabkan banyak kerusakan karena patahnya cabang dan gugurnya daun.
b) Curah hujan tahunan untuk lokasi budidaya kina yang ideal adalah 2.000-3.000mm/tahun.
c) Tanaman ini memerlukan penyinaran matahari yang tidak terlalu terik.
d) Tanaman tumbuh pada temperatur antara 13,5-21 derajat C.
e) Kelembaban relatif harian minimum dalam satu tahun 68 % dan 97 %.

2.2. Media Tanam
a) Tanah yang cocok untuk tanaman kina adalah subur, gembur, banyak mengandung bahan organik, tidak bercadas dan berbatu.
b) Derajat keasaman (pH) antara 4,6-6,5 dengan pH optimum 5,8.

2.3. Ketinggian Tempat
Tanaman ini menyukai daerah dengan ketinggian 800-2.000 m dpl dengan ketinggian optimum untuk budidaya tanaman kina adalah 1.400-1.700 m dpl.

 

Comments are closed.