Jenis Pernapasan

Kesehatan

Jenis Pernapasan

  • Pernapasan Eksternal

Pernapasan eksternal merupakan proses masuknya O2 dan keluarnya CO2 dari tubuh, sering disebut sebagai pernapasan biasa.Proses pernapasan ini dimulai dari masuknya oksigen melalui hidung dan mulut pada waktu bernapas, kemudian oksigen masuk melalui trakea dan pipa bronchial ke alveoli, lalu oksigen akan menembus membrane yang akan diikat oleh Hb sel darah merah dan dibawa ke jantung. Setelah itu, sel darah merah dipompa oleh arteri ke seluruh tubuh untuk kemudian meninggalkan paru dengan tekanan oksigen 100 mmHg.

  • Pernapasan Internal

Pernapasan internal merupakan proses terjadinya pertukaran gas antar sel jaringan dengan cairan sekitarnya yang sering melibatkan proses  Semua hormon termasuk derivate catecholamine dapat melebarkan saluran  pernapasan.

Masalah Kebutuhan Oksigen

  • Hipoksia

Hipoksia merupakan kondisi tidak tercukupinya pemenuhan kebutuhan oksigen dalam tubuh akibat difisiensi oksigen atau peningkatan penggunaan oksigen dalam tingkat sel, di tandai dengan adanya warna kebiruan pada kulit (sianosis).

  • Perubahan pola pernapasan
  1. Tachipnea, merupakan pernafasan yang memiliki frekuensi lebih dari  24 kali per menit.
  2. B radypne a, merupakan pola pernapasan yang lambat dan kurang dari  10 kali per menit.
  3. H ipervent ilas i, merupakan cara tubuh dalam mengompensasi peningkatan jumlah oksigen dalam paru agar pernapasan lebih cepat dan dalam.
  4. Kus maul, merupakan pola pernapasan cepat dan dangkal yang dapat  Nditemukan pada orang dalam keadaan asidosis metabolic.
  5. H ipovont ilas i, merupakan upaya tubuh untuk mengeluarkan karbondioksida dengan cukup yang dilakukan pada saat ventilasi alveolar serta tidak cukupnya penggunaan oksigen yang ditandai dengan adanya nyeri kepala, penurunan kesadaran disorientasi, atau ketidakseimbangan elektrolit yang dapat terjadi akibat atelektasis, lumpuhnya otot-otot pernafasan, defresi pusat pernafasan, peningkatan tahanan jalan udara, penurunan tahanan jaringan paru, dan toraks, sertta penurunan compliance paru dan toraks.
  6. Dis pne a, merupakan perasaan sesal dan berat saat pernafasan
  7. Orthopne a, merupakan kesulitan bernafas kecuali dalam posisi duduk atau berdiri dan pola ini sering ditemukan pada seseorang yang mengalami kongestif paru.
  8. Cheyne stokes, merupakan siklus pernafasan yang amplitudonya  mula-mula naik, turun, berhenti, kemudian mulai dari siklus baru.
  9. Pernapasan paradoksial, merupakan pernapasan yang ditandai dengan pergerakan dinding paru yang berlawanan atah dari keadaan normal, seriong ditemukan pada keadaan atelektasis.
  10. Bi ot, merupakan pernapasan dengan irama yang mirip dengan cheyne  stokes, tetapi amplitudonya tidak teratur.
  11. Esteridor, merupakan pernapasan bising yang terjadi karena penyempitan pada saluran pernapasan

Baca juga:

Comments are closed.