Definisi Jamur

Pertanian

Definisi Jamur

Jamur merupakan mikroorganisme yang tidak memiliki klorofil dan hidup secara heterotrof dengan menguraikan bahan-bahan organik yang ada dilingkungannya dan menyerapnya untuk mendapatkan nutrient. Seperti yang telah diketahui bahwa Jamur dikelompokkan menjadi 2 yaitu kapang dan khamir, Kapang merupakan Jamur yang bersifat multiseluler dan menghasilkan miselium. Sedangkan khamir merupakan Jamur yang bersifat uniseluler dan tidak menghasilkan miselium. Selain itu, terdapat pula kelompok Jamur yang merupakan Jamur semu yaitu Jamur yang menghasilkan miselium semu.

Jamur memiliki bermacam-macam bentuk organisme yang terdapat dimana-mana di bumi, baik di daerah tropik, subtropik, di kutub utara, maupun antarika. Jamur juga ditemukan di darat, di perairaian tawar, di laut, di mangrove, di bawah permukaan tanah, di kedalaman laut, dipengunungan, maupun di udara.

Jamur memperbanyak diri secara seksual dan aseksual. Perbanyakan seksual dengan cara : dua hifa dari jamur berbeda melebur lalu membentuk zigot lalu zigot tumbuh menjadi tubuh buah, sedangkan perbanyakan aseksual dengan cara membentuk spora, bertunas atau fragmentasi hifa. Jamur memiliki kotak spora yang disebut sporangium. Di dalam sporangium terdapat spora. Contoh jamur yang membentuk spora adalah Rhizopus. Contoh jamur yang membentuk tunas adalah Saccharomyces. Hifa jamur dapat terpurus dan setiap fragmen dapat tumbuh menjadi tubuh buah.

Bentuk Pertumbuhan Jamur

Ada 3 (tiga) bentuk utama pertumbuhan Jamur :

  1. Miselium; tersusun atas jaring-jaring hifa, biasanya sering dikategorikan sebagai moulds (kapang)
  2. Sel bulat dan bercabang dengan rhizoid (misal. Chytridiomycota)
  3. Yeast uniseluler (misal. Saccharomyces cerevisiae)

Keragaman bentuk tersebut mungkin berhubungan dengan habitatnya, misalnya yeast banyak ditemukan pada habitat lingkungan lembab yang kaya akan nutrien terlarut. Reproduksi yeast biasanya dilakukan dengan dua cara, yaitu :

–          Tunas (budding), misal: Saccaromyces cerevisiae

–          Membelah (fission), misal: Schizosaccaromyces pombe

Beberapa Jamur tertentu mempunyai bentuk petumbuhan dimorfik (dua bentuk), misalnya beberapa Jamur patogen. Mereka berbentuk yeast (untuk penyebaran) dan hifa (untuk infeksi jaringan).

Baca juga:

Comments are closed.