Ciri-ciri Penelitian Kuantitatif

Kesehatan

Ciri-ciri Penelitian Kuantitatif

Ciri-ciri Penelitian Kuantitatif

Penelitian kuantitatif dapat diartikan sebagai metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivisme, digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu, pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian, analisis data bersifat kuantitatif/statistik, dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan. Filsafat positivisme memandang realitas/gejala/fenomena itu dapat diklasifikasikan, relatif tetap, konkrit, teramati, terukur, dan hubungan gejala bersifat sebab akibat.[13] Ciri-ciri filsafah positivisme, antara lain:

  1. Logika eksperimen dengan memanipulasi variabel yang dapat diukur secara kuantitatif akan dapat dicari hubungan diantara berbagai variabel.
  2. Mencari hukum universal yang dapat mengikuti semua kasus walaupun dengan pengolahan statistik dicapai tingkat probabilitas dengan mementingkan sampling untuk mencari generalisasi.
  3. Netralitas pengamatan dengan hanya meneliti gejala-gejala yang dapat diamati secara langsung dengan mengabaikan apa yang tidak dapat diamati dan diukur dengan instrument yang valid dan reliabel.
  1. Macam-Macam Penelitian Kuantitatif

  2. Penelitian korelasional. Penelitian korelasional merupakan suatu pendekatan penelitian yang berfokus pada penaksiran kovariasi di antara variabel yang muncul secara alami. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi hubungan prediktif dengan menggunakan teknik korelasi atau teknik statistik yang lebih canggih.
  3. Penelitian eksperimental. Penelitian eksperimen bisa diartikan sebagai suatu penelitian yang sekurang-kurangnya memiliki satu variabel bebas. Tujuan penelitian eksperimental adalah untuk menentukan hukum sebab-akibat dengan mengisolasi variabel kausal.

sumber :
https://www.rajanego.co.id/fishing-superstars-apk/

Comments are closed.