Bantuan Operasional PAUD Rp600 Ribu per Anak

Pendidikan

Bantuan Operasional PAUD Rp600 Ribu per Anak

Bantuan Operasional PAUD Rp600 Ribu per Anak

Bantuan Operasional PAUD Rp600 Ribu per Anak

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) kembali mendorong

pemerintah daerah (pemda) untuk meningkatkan layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dalam menyiapkan sumber daya manusia sejak dini. Untuk tujuan itu, Mendikbud Muhadjir Effendy telah menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2019 tentang Standar Pelayanan Minimal bagi Layanan PAUD. Oleh karena itu, PAUD menjadi salah satu layanan pendidikan yang wajib diselenggarakan pemda. “Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2019 merupakan penguatan terhadap Peraturan Presiden Nomor 59 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan yang mengamanatkan penyediaan akses bagi anak laki-laki dan perempuan terhadap pendidikan anak usia dini berkualitas, inklusif dan berkesetaraan dalam mendukung pendidikan sepanjang hayat,” bebernya.

Menurut data kemendikbud 2019, sekitar 6,3 juta anak usia 0–6 tahun

di seluruh Indonesia dengan jumlah satuan pendidikan anak usia dini sebanyak 232.411 unit. Setiap hari mereka diasuh dan dididik 514.000 guru dan tenaga pendidik PAUD. Soal anggaran, layanan PAUD memiliki dukungan signifikan. Berdasarkan data kemendikbud, terdapat alokasi Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) PAUD untuk seluruh satuan pendidikan PAUD dengan jumlah bantuan Rp600.000 per anak yang disalurkan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) nonfisik melalui pemerintah daerah. Pada 2019, alokasi BOP PAUD mencapai Rp4,457 triliun.

Di samping itu, pemerintah juga mengalokasikan Rp500 miliar untuk membangun unit

gedung baru dan merehabilitasi ruang kelas. Pemerintah juga menyediakan buku serta alat permainan edukasi yang dibutuhkan untuk menghadirkan layanan PAUD berkualitas. Sementara itu, Direktur Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Taufik Madjid, mengungkapkan, alokasi dana PAUD juga mendapatkan dukungan dari alokasi dana desa. Dana ini dipakai dengan kewenangan penggunaan dana bagi desa. Selain itu, dana desa juga dipakai untuk memperkuat otoritas desa yakni kewenangan lokal berskala desa. ”Capaian output dana desa 2015 hingga 2018 sebanyak 50.854 kegiatan PAUD,” ungkap Taufik.

 

Sumber :

https://www.surveymonkey.com/r/STBR97L

Comments are closed.