Akses Pelayanan Bagi Gangguan Kejiwaan Masih Rendah

Pendidikan

Akses Pelayanan Bagi Gangguan Kejiwaan Masih Rendah

Akses Pelayanan Bagi Gangguan Kejiwaan Masih Rendah

Akses Pelayanan Bagi Gangguan Kejiwaan Masih Rendah

BANDUNG- Prevalensi gangguan jiwa berat di Indonesia

berdasarkan  Riset Kesehatan Dasar atau Riskesdas Kementerian Kesehatan RI tahun 2013 masih cukup tinggi, yaitu mencapai 1 koma 7 per 1000 populasi penduduk.

Dan tidak semua pasien yang mengalami gangguan kejiwaan berat tersebut mendapatkan pelayanan kesehatan dengan baik, akibatnya tidak sedikit yang mendapat perlakukan pemasungan.

Menyikapi permasalahan tersebut, Seksi Psikiatri Komunitas

Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia, menggelar Seminar Nasional 5 Tahun Program Indonesia Bebas Pasung, yang akan berlangsung pada hari Jumat (20/11) hingga Minggu (22/11), di Hotel Savoy Homan Bandung.

Ketua Panitia Seminar Nasional 5 Tahun Program Indonesia Bebas Pasung, Teddy Hidayat mengharapkan, dengan kegiatan ini dapat mengetahui gambaran situasi terkini tentang pelaksanaan program Indonesia bebas Pasung di tingkat pusat maupun daerah.

“Kita ingin mengetahui potensi dan tantangan dari pelaksana Indonesia

Bebas Pasung hingga saat ini,” ujar Teddy, disela-sela Seminar Nasional 5 Tahun Program Indonesia Bebas Pasung, di Hotel Savoy Homan Bandung, Jumat (20/11).

 

Baca Juga :

Comments are closed.